Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bpk/ibu/saudara/i di acara pernikahan kami
Menuju Hari Yang Dinanti
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
AR RUM : 21
Awal cerita kita dari perkenalan oleh saudara sepupu. Dari obrolan hingga pertemuan yang berlanjut menjadi pengenalan keluarga satu sama lain.
Sempat kaget ketika dia mengucapkan hal serius. Bukan hal yang mudah untuk memutuskan karena perkenalan kita yang singkat. Namun berkat nasehat dari ibu akhirnya saya berani mengambil keputusan ini. Keputusan yang akan membawa kami menuju ke jenjang yang lebih tinggi.
Untuk sampai hari ini banyak rintangan yg dilewati. Walopun terkadang kita masih memiliki ego masing2. Namun akhirnya kita memiliki ikatan cinta yang tulus, murni dan indah.
Bukan akhir dari cerita, justru inilah awal cerita kita. Dari sinilah kita memulai kehidupan bersama. Kami berdoa ” Ya Allah Yang Maha Cinta izinkanlah kami tetap bersama dengan ikatan yang kuat sampai maut memisahkan kami”.
Terimakasih