Our Wedding Invitation
Dilan & Milea
“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i
Nama Tamu
بسم الله الرحمن الرحيم
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
( Ar-Ruum ayat 21 )
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Dengan Rahmat dan Ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala, dengan segenap kerendahan hati. Perkenankanlah kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i di acara pernikahan kami
Ns. Rasyid Akbar, S. Kep
Putra dari Bapak Sadarman, S. Pd., SD
& Ibu almh. Junaini
&
Mesika Yustika, S. Pd., Gr
Putri dari Bapak M. Yunus
& Ibu Zulkisnawesi
Save
The Date
Akad Nikah
Jum'at, 05 Juni 2026
Pukul: 13.00 WIB - Selesai
Bertempat di
Kel. Durian Depun, Kec. Merigi,
Kab. Kepahiang, Provinsi Bengkulu
Walimatul 'Urs
Sabtu, 06 Juni 2026
Pukul: 10.00 WIB - Selesai
Bertempat di
Kel. Durian Depun, Kec. Merigi,
Kab. Kepahiang, Provinsi Bengkulu
Tautan Takdir yang Terjaga
Sebelumnya, kami hanyalah dua insan yang sebatas tahu namun tak pernah bertegur sapa. Hingga tiba hari di mana Allah menggerakkan hati Rasyid untuk menyapa melalui pesan singkat dengan niat yang tulus. Tanpa memaksa, ia menyerahkan segala keputusan kepada Sang Pemilik Hati. Demi menjaga keberkahan, niat tersebut pun dialihkan kepada Murobbi. Melalui perantara Ustadz dan Ustadzah, proses tukar biodata (CV) menjadi langkah awal kami untuk saling mengenal dalam rida-Nya.
Pertemuan Pertama & Sujud Istikharah
Takdir membawa kami pada pertemuan pertama (Nadzor) di tengah syahdunya suasana Murokaz Al-Qur’an di bulan suci Ramadan. Dengan tetap memegang teguh adab taaruf, kami mulai saling mengenal visi. Langkah ini pun kami bawa kembali ke atas sajadah, memohon petunjuk terbaik melalui Istikharah, membiarkan Allah yang menuntun setiap langkah kaki kami.
Keteguhan Hati di Bulan Suci
Ramadan kali ini menjadi saksi tentang sebuah perjuangan batin. Di balik kekhusyukan doa, ada berbagai ujian yang menyapa. Namun, kami memilih untuk terus menggantungkan harapan hanya kepada Allah. Melalui kesabaran, satu per satu rintangan berhasil dilewati, hingga hati ini mantap untuk saling menerima.
Keyakinan di Hari Kemenangan
Tepat pada 8 Syawal 1447 H, setelah melalui pertimbangan yang panjang dan matang, Allah kembali mempertemukan kami dalam Nadzor kedua di kediaman Ustadz dan Ustadzah. Di sinilah keyakinan itu tumbuh sempurna; sebuah ketetapan hati untuk melangkah bersama menuju babak baru yang lebih serius.
Keberanian Seorang Lelaki
Langkah nyata diambil dengan penuh keberanian. Rasyid melangkahkan kaki ke rumah untuk bersilaturahmi dan berkenalan langsung dengan orang tua. Di hadapan mereka, ia menyampaikan niat tulusnya untuk melamar. Sebuah bukti bahwa janji kepada Allah pun diiringi dengan penghormatan kepada orang tua.
Dua Keluarga dalam Satu Doa
Pintu rumah terbuka hangat menyambut kehadiran keluarga besar Rasyid. Suasana penuh bahagia dan tawa menyelimuti pertemuan kedua keluarga besar kami. Kami menyadari bahwa pertemuan ini adalah jawaban atas doa-doa yang selama ini tertahan di langit.
ikatan janji dan restu (khitbah)
Dalam balutan rasa syukur dan restu keluarga, acara lamaran diselenggarakan. Sebuah janji suci telah terucap, membawa kami satu langkah lebih dekat menuju penyempurnaan separuh agama dalam ikatan yang halal.
Mitsaqon Golidzo
Atas izin-Nya, janji yang kokoh (Mitsaqon Golidzo) akhirnya diikrarkan. Hari di mana dua doa bersatu dalam satu pelaminan, memulai perjalanan ibadah terpanjang untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Wedding Gift
Anda dapat memberi gift
Konfirmasi
Jazakumullahu Khairan
Rasyid & Mesika
Sabtu, 06 Juni 2026
