





Awal pertemuan kita dimulai dari suatu ketidaksengajaan. Perkenalan sekilas kala itu yang membuatku menyimpan kontakmu karena kepentingan pekerjaan saja.
Entah mengapa saat itu Allah menggerakkan hati ini untuk mengontakmu karena sesuatu yang berhubungan dengan bidang pekerjaanmu. Semenjak itulah semua bak gayung bersambut, yang akhirnya membuat komunikasi kita menjadi lebih intens.
Mungkin inilah cara Allah mempertemukan hati kita. Perkenalan singkat kita mulai membuat hati kita saling tertaut. Ada rasa yang mulai terajut. Rasa sayang dan cinta ini yang membuatmu memilihku untuk hatimu berlabuh.
Untuk membuktikan keseriusanmu, kau pun datang bersama bapak ibu dan keluarga besarmu untuk meminangku, meminta pada orang tuaku untuk jadi pendamping hidupmu.
Dan pertunangan kita pun disaksikan kedua keluarga besar kita.
Dengan kehendak Allah Swt, akhirnya hati kami bertaut, cinta kami akhirnya dipersatukan dalam satu janji suci pada akad nikah. Semoga Allah Swt meridhoi cinta kami agar tetap saling menyayangi dan mengasihi.
Amin.