


Kami berteman sejak SD,SMP, dan SMK tidak saling bertegur sapa tapi kami saling tau. Lalu takdir menemukan kami kembali, saat itu saya masih kuliah dan dia
sudah bekerja. Tidak ada sesuatu yang kebetulan, semua sudah disusun oleh sang pembuat skenario terbaik, lewat inbox di facebook awal komunikasi kami kemudian bertukar nomor handphone.
Kami berkomitmen untuk menjalin hubungan serius untuk masa depan.
Dia memberanikan diri datang seorang diri bertemu dengan kedua orang tua saya untuk meminta restu untuk melamar saya.
Dia datang bersama dengan keluarga besarnya bersilaturahmi dan meminta saya untuk menikah dengannya. Tiada yang lebih indah dari dua raga yang saling menjaga, tidak bertemu tapi saling menunggu, tidak berpapasan namun saling memantaskan. Hingga 10 Maret 2023 menjadi tanggal yang kami pilih untuk mengawali kisah cinta yang sesungguhnya.