Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bpk/ibu/saudara/i di acara pernikahan kami
Menuju Hari Yang Dinanti
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
AR RUM : 21
Awal mula kami bertemu bulan puasa bertemu ditempat kerja kemudian seiring berjalannya waktu kami memutuskan menjalin komitmen untuk hubungan yang lebih serius
Karena ingin melanjutkan hubungan lebih serius dan dengan adanya rasa percaya satu sama lain dan restu orang tua saya sebagai mempelai pria memberanikan diri melamar mempelai wanita
Kami akan melangsungkan pernikahan dimana akad nikah yg diadakan dikediaman mempelai wanita dan dilanjutkan dengan resepsi dikediaman mempelai pria
Terimakasih